Tahun 1883, Henry Ziegland berhasil selamat dari tembakan kakak pacarnya. Kenyataannya Ziegland hanya tergores sedikit di wajah dan pelurunya nyasar dan nyantol di pohon. Beberapa tahun kemudian Ziegland menebabang pohon itu. Karena susah, dia memutuskan untuk meledakkannya dengan dinamit. Sialnya ledakan membuat peluru itu mengenai kepalanyadan dia tewas seketika.