sahudi
sahudi

Semakin lama saya rasa kebijakan dalam pendidikan semakin rumit. Dengan adanya dana tertentu dari dispendik Surabaya membuat sekolah semakin berhati-hati dalam penempatkan dan menyesuaikan program sekolah. Selain itu, diperlakukan kebijakan di setiap sekolah bahwa sekolah dilarang menarik pembayaran dalam bentuk apapundan untuk kepentingan apapun. Dari kacamata saya, psycologi siswa dalam belajar dan peningkatan mutu melaui kegiatan Excull menjadi kurang terdorong. Terkadang dana yang dilokasikan dalam pengembangan mutu sekolah dan siswa sangant terbatas sehingga perkembangan kegiatan-kegiatan sekolah pun sedikit lamban. Maka dari itu tidak jarang sekolah membuat laporan-laporan maya untuk mengaplikasikan dana agar sisa dana tidak ditarik kembali. Apakah itu yang dikatakan pendidikan di Surabaya lebih maju?